24 May 2012

KULWIT KAMISAN FLP "MEMBACA SITTI NURBAYA"




  1. simak ulasan kamisan 17 mei 2012: "Membaca Sitti Nurbaya" oleh @nugrahawildan di sini yaa --> #kamisanFLP
  2. sitti nurbaya menjadi ikon sebuah zaman yg jstru mrupakn hal yg diam2 ingin dlawan: soal prjodohan yg dpaksakan. #kamisanFLP
  3. novel ini mengandung plot yg terjaga, konflik yg melodramatis, suspens dan lompatan2 kisah yg mmbuat penasaran #kamisanFLP
  4. mimikri adalah peniruan, tapi bukan berarti plburan -bhkn acpkali pnruan tsb diikuti smgt mngejek pd sbjek yg ditiru(Homi Babha) #kamisanFLP
  5. novel ini dterbitkan balai pustaka th 1922. secara sosiologis, pgrangnya mghdapi potensi sensor yg ketat.... #kamisanFLP
  6. penutup kamisan dari k' @nugrahawildan sore itu: "Karya sastra, dlm ttaran ideal, tdk lepas dari unsur sebuah bangsa" #kamisanFLP
  7. dmikian kultwit kamisan FLP Bandung edisi 17 Mei 2012 tggu kultwit #kamisanFLP selanjutnya!

28 March 2012

WRITING Competition (KREASI AKBAR FLP BANDUNG)

WRITING Competition
KREASI AKBAR FLP BANDUNG

Persyaratan Kompetisi Umum
  1. Peserta adalah pelajar, mahasiswa, umum.
  2. Peserta boleh mengikuti tiga kategori lomba.
  3. Peserta hanya dapat mengirimkan satu naskah untuk satu kategori lomba.
  4. Naskah ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dengan huruf Times New Roman font 12, spasi 1,5; A4; margin 3.
  5. Naskah merupakan hasil karya orisinal, belum pernah dipublikasikan di media manapun & tidak sedang digunakan untuk kegiatan kompetisi sejenis lainnya.
  6. Naskah tidak mengandung unsur SARA, pornografi maupun hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
  7. Mencantumkan biodata singkat di lembar terpisah.
  8. Memposting info lomba dengan men-tags 25 teman FB dan fb Lomba Menulis Kreasi Akbar.
  9. Peserta dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 10.000/ naskah dapat dibayarkan pada nomor rekening 135-401-00093-8536 atas nama Ami Nurmala. Bank BRI cab.Cibiru. Atau registrasi langsung pada panitia.
  10. Naskah dikirim melalui e-mail kreasiakbar_lomba@yahoo.com ( file attachment ) bukan di badan pesan dengan melampirkan bukti identitas ( kartu pelajar/ mahasiswa, SIM/ KTP) dan bukti transfer yang telah di scan ( bagi yang membayar melalui rekening).
  11. Subjek Pengiriman Email: ESAI/PUISI/CERPEN-NAMA PENULIS-JUDULTULISAN. Tema: Sastra Memotret Kehidupan (Esai), Bebas (Cerpen),Indonesia (Puisi).
  12. Panjang Halaman : 4-7 halaman, (Esai), 4-6 Halaman (Cerpen), 1 Hal (puisi).
  13. Menyertakan sumber-sumber data&kutipan (Esai)

Deadline Tulisan
22 April 2012 Pukul 23.59 WIB
Update Peserta Lomba Menulis Kreasi Akbar
Setiap Senin Mulai 2 April 2012
PENGUMUMAN PEMENANG
AHAD, 29 APRIL 2012
(Saat Acara Kreasi Akbar)

HADIAH LOMBA
- Juara 1 Paket Hadiah Senilai Rp. 300.000 + Sertifikat
- Juara 2 Paket Hadiah Senilai Rp. 200.000 + Sertifikat
- Juara 3 Paket Hadiah Senilai Rp. 100.000 + Sertifikat

Informasi
Vina 085 649 513 484
Greeny 0856 5927 5411
Fb Lomba Menulis Akbar
Twitter @lombaAKBAR
Blog http://flpbandung.blogspot.com/

13 January 2012

Bincang Buku BELENGGU karya Armijn Pane.

Bincang Buku BELENGGU karya Armijn Pane.

Diskusi kamisan FLP Bandung 22 Desember 2011, mengangkat novel tahun 45, yakni Belenggu. Sebelum agenda kamisan, membaca buku Belenggu tersebut dan dibahas banyak oleh Nurul Maria Sisilia, Irez dan T’Dewi.

Cerita besar dalam novel ini yakni mengenai perselingkuhan. Pada zamannya—terbit pada angkatan 45, tentu menjadi hal yang tabu dan aneh mengangkat tema perselingkuhan. Tokoh dalam novel Belenggu yakni ada Tono, Tini dan Yah.

Dalam psiko analisis (kajian kejiwaan tokoh-tokoh dalam cerita), Tono adalah sosok yang sibuk dengan pekerjaannya sebagai dokter, kritis dan filosofis. Mengangkat hal feminisme (kesetaraan gender dengan laki-laki), Nampak dalam tokoh Tini yang sibuk dengan komite perempuan yang diikutinya, dan merasa bahwa perempuan tidak sepantasnya terkungkung hanya di rumah.

Sedangkan Yah seorang pelacur dan teman kecil Tono. Saat Tini penasaran ingin bertemu dengan Yah, lalu Tini menjadi berbenah diri. Mungkin ia bukan istri yang baik. Ia seakan melupakan kewajibannya sebagai seorang istri. Alhasil ia pergi. Meski sempat dilarang, namun ia pergi juga.

Yah pun begitu, ia pun pergi. Meski sebenarnya Tini sudah meridhoi hubungan Tono dan Yah. Pada akhirnya Tono menekuni pekerjaannya sebagai dokter.

Dalam novel ini, hal seperti religiusitas tidak dibahas sedikit pun, padahal Hamka menulis Dalam Lindungan Ka’bah pada sebelum zaman 45. Dalam novel ini, hal seperti budaya atau setting juga tidak dibahas. Setting terlihat jelas dengan sebutan “Di sebuah kota besar” saja, bisa jadi Jakarta. Berbeda dengan novel Ronggeng Dukuh Paruk dalam mengungkap setting yang sangat kuat lokalitasnya.
Makna yang bersayap ada pada ending yang menggantung. Sebagian besar kawan dalam diskusi kamisan FLP Bandung menangkap bahwa Yah menjadi gila. (Sri Al)

PROSA IDRUS

Kamisan FLP Bandung 8 Desember 2011, di Selasar Salman, membahas Prosa idrus yakni novelet berjudul “AKI” yang dibahas oleh Wildan Nugraha, ketua FLP Jawa Barat 2011-2013.

Idrus  menulis tema kritik sosial pada tulisan berjudul “Surabaya”, tidak ada nasionalisme dan Idrus mengejek orang yang dalam semangat peperangan, memperlihatkan borok yang tidak dilihat oleh yang lain. Wildan juga menjelaskan bahwa Idrus mempunyai gagasan dalam tulisannya, meski tulisannya tidak terlalu baik dalam cerpen atau novel, namun ia kreatif karena gagasannya bagus.
Pada saat buku ”AKI” terbit, pada saat itu Idrus hidup di zaman pendudukan Jepang. Dalam noveletnya ini banyak simbol yang bisa jadi dapat ditafsirkan berbeda satu sama lainnya.

Menceritakan seorang tokoh bernama Aki yang memiliki seorang istri bernama Sulasmi, dan Aki mengatakan pada istrinya bahwa dirinya akan mati setahun lagi. Kontan istrinya merasa terkejut, apalagi hal ini juga Aki nyatakan pada teman-teman di kantornya. Orang-orang menganggap Aki ini gila. Mana bisa, dapat tahu saat kematian? Aki tetap pada pendiriannya. Ia sampai menyiapkan kain kafannya untuk dirinya sendiri.

Lantas tibalah waktu setahun, namun ia tidak meninggal. Saat ke kantor, saking terkejutnya, melihat Aki masih hidup, malah bosnya di kantor yang meninggal. Ditafsirkan menurut Wildan bahwa ini dapat berarti dapat Merdeka sebelumnya Mati. (Sri Al)

SEJARAH SASTRA: ANGKATAN PUJANGGA BARU oleh Topik Mulyana

SEJARAH SASTRA: ANGKATAN PUJANGGA BARU oleh Topik Mulyana

Kamisan FLP Bandung membahas mengenai angkatan Pujangga baru sebenarnya diangkat menjadi angkatan berawal dari majalah sastra dan kebudayaan. Pujangga baru lahir dari tahun 1933 sampai dengan pelarangan pemerintahan Jepang. Pengasuh dari Pujangga baru sendiri antara lain Sultan Takdir Alisyahbana, Armijn Pane, Amir Hamzah dan Sanusi Pane. Setelah Indonesia merdeka, majalah ini terbit lagi pada tahun 1948 sampai dengan 1953.

Pemimpin redaksi Pujangga Baru yakni Sultan Takdir Alisyahbana.
Karya besarnya yakni Layar Terkembang, Dian Tak Kunjung Padam, Di Sarang Penyamun oleh STA, Belenggu, Gamelan Jiwa, Djinak-djinak Merpati Armijn Pane.

Sultan Takdir Alisyahbana mendominasi untuk menyerap Barat. Sehingga mulai menjauh dari cirri kebersamaan dan gotong royong menuju hidup individual.

Sebenarnya pada saat itu Pujangga Baru banyak dihujat, namun ada juga nasionalismenya. Yang apresiatif terhadap Pujangga Baru yakni Hatta dan Syahrir.

Hasil godokan yang berhasil oleh Sultan Takdir yakni Amir Hamzah. Tema yang diangkat lebih individual, puisi yang mengekspresikan dirinya. “Senyum, hatiku, senyum…”

H.B Yasin menyebut Amir Hamzah sebagai “Rajanya Penyair”. Sedangkan puisi yang diangkat Muhammad Yamin mencerminkan bangsa. STA menganggap Materialisme, individualism dan vitalisme itu penting. (Sri Al)